Istanbul Travel Guide [Turki]

istanbul travel guide
Siapa yang nggak tahu Istanbul? 
Kalau nggak tahu, mungkin dulu pelajaran IPS suka mbolos ya?
Istanbul adalah kota favorit para pelancong dari berbagai belahan bumi, termasuk pelancong dari Indonesia. Banyak biro perjalanan yang menawarkan trip ke Istanbul Turki ini bahkan biro perjalanan umroh pun membuka rute umroh lanjutan Turki.

Kalau kamu salah satu yang berminat dan berniat plesir ke Turki terutama ke Kota Istanbul, baik dengan biro perjalanan ataupun traveling mandiri, mungkin kamu perlu baca-baca dulu Istanbul Travel Guide yang saya tulis ini, supaya punya gambaran dan persiapan sebelum sampai di TKP.

Baca juga: Kenapa Harus Istanbul?


WAKTU TERBAIK MENGUNJUNGI ISTANBUL

istanbul travel guide
cuaca rata-rata sepanjang tahun


suhu rata-rata di Istanbul

Bagi kita yang berasal dari daerah tropis, waktu terbaik mengunjungi Istanbul adalah saat musim semi (Maret - Mei) dan musim gugur (September - November). Karena cuacanya sedang, nggak panas, nggak dingin. 
Kalau mau lihat bunga tulip yang bermekaran di taman-taman bahkan di pinggir-pinggir jalan, datanglah di bulan April karena ada International Tulip Festival.
Tulip adalah lambang kota Istanbul, karena aslinya bunga cantik itu memang berasal dari kota ini, bukan dari negeri Belanda.

VISA

Untuk pemegang paspor Indonesia harus menggunakan visa jika masuk ke Turki. Visa dapat dibuat secara elektronik di website resmi: https://www.evisa.gov.tr/en/



MATA UANG

Mata uang Turki adalah Turkish Lira (TL). 1 TL nIlainya sekitar 2.600 - 4.600 rupiah.
Menukar rupiah ke Lira di money changer Indonesia kursnya nggak bagus. Menukar USD dan Euro di money changer bandara di Istanbul pun kursnya nggak bagus bahkan ada tambahan komisi sekian %. Paling bagus adalah tarik tunai di ATM, meskipun ada biaya administrasi dari setiap bank penerbit kartu ATM kamu, tapi tetep lebih murah hitungannya.
Sebagai gambaran, 1 Lira = 4.600 Rupiah di money changer Indonesia. Sedangkan tarik tunai di ATM, kurs 1 Lira = 2.600 Rupiah.
Toko oleh-oleh dan di Grand Bazaar ada yang menerima USD dan Euro.
Kartu debit dan Kartu kredit juga diterima di banyak toko, restoran, dan hotel.
ATM di Turki, 1 mesin bisa mengeluarkan uang dalam berbagai pecahan nominal dalam sekali tarik. Berbeda dengan ATM di Indonesia yang pecahan nominalnya sama (50 ribuan atau 100 ribuan).
ATM di tempat wisata, untuk bank tertentu (AK Bank, TEB, Türkiye İş Bankası) ada pilihan untuk mengeluarkan mata uang Turkish Lira, Euro, atau USD. 


BAHASA

Bahasa Turki. Di kawasan tempat wisata, banyak juga yang bisa Bahasa Inggris. Di tempat belanja juga ada yang bisa Bahasa Indonesia meski sebatas angka-angka dan kata "murah",  "bagus". Lucunya di beberapa kios di Spice Bazaar ada yang bisa Bahasa Indonesia dengan baik, karena beberapa mamang-mamang penjual itu istrinya orang Indonesia. hahaha


AGAMA

Islam adalah agama mayoritas orang Turki. Sayangnya negara menerapkan sekulerisme yang luar biasa dan sudah mendarah daging. Banyak orang yang Islam KTP. 
Istanbul adalah kota yang masyarakatnya datang dari berbagai wilayah di Turki dan berbagai bangsa di dunia. Kamu akan melihat banyak orang-orang muslim tapi nggak shalat, nggak puasa walaupun mereka sehari-hari megang tasbih kemana-mana. Jangan kaget kalau lihat mas-mas ganteng atau mbak-mbak cantik, muslim, enggak shalat, minum alkohol, dan pergaulannya sungguh embuh banget. 
Masjid penuh hanya kalau shalat Jum'at dan kalau ada acara atau ada tamu pejabat negara.
Di Istanbul ada daerah yang sangat sekuler dan ada daerah yang sangat muslim.
Islam di Turki menerapkan mazhab Hanafi. Sedikit berbeda dengan mazhab Syafi'i yang jadi mayoritas di Indonesia sejak dulu kala, Mahzab Maliki di Mesir, dan mazhab Hambali di  Arab Saudi yang kini juga sedang berkembang di Indonesia. Jangan bilang kalau mereka bid'ah atau belum kenal sunnah, ya! Kita semua bersaudara, sama-sama Islam ahlussunnah. 

AIRPORT

Ada dua airport komersial di Istanbul: 

1. Istanbul Airport (IST)

Terletak di Istanbul sisi Eropa. Lumayan jauh dari tempat wisata yang terpusat di kota lama Istanbul.
Bandara ini baru beroperasi 6 April 2019 menggantikan bandara lama Istanbul Atatürk Airport.
Penerbangan dari Indonesia yang mendarat di sini: 
Turkish Airlines, Saudia, Korean Air, Asiana, KLM, Emirates, Etihad, Singapore Airlines, Oman Air, Qatar Airways.


2. Istanbul Sabiha Gökçen International Airport (SAW)

Terlatak di Istanbul sisi Asia. Jauh banget dari tempat wisata yang ngumpul di sisi Eropa.
Penerbangan dari Indonesia yang mendarat di sini:
Qatar Airways, Emirates.

TRANSPORTASI

Transportasi publik yang ada di Kota Istanbul adalah tram, metro, furnicular, cable car, dolmus (taxi yang diompreng/shared taxi. kalau kata kita sih angkot), ferry, dan seabus.
Belilah Istanbul Kart untuk membayar transportasi publik di Istanbul.
Taksi juga banyak mangkal di tempat-tempat wisata. Tapi harganya relatif mahal karena bensin di Turki harganya salah satu yang termahal di dunia.
istanbul kart
Istanbul Kart untuk umum
Untuk peta jalur transportasi metro dan tram, bisa dilihat di www.metro.istanbul. Untuk bus bisa dilihat di www.iett.istanbul dan metrobus di www.metrobus.iett.istanbul.

LISTRIK

220 V/50 Hz dengan dua lubang bulat (Tipe C dan F) sama seperti di Indonesia.
Colokan tipe C dan tipe F

THINGS TO DO

istanbul travel guide
  1. Menikmati sore di kawasan Sultanahmet sambil jajan Dondurma dan Simit
  2. Shalat berjamaah di masjid-masjid cantik 
  3. Berlayar menyusuri Selat Bosphorus
  4. Melihat kehidupan kesultanan masa lalu di Topkapi Sarayi
  5. Jalan-jalan di Istiklal Caddesi sampai ke Galata Tower
  6. Nge-çay di pinggir Selat Bosphorus
  7. Bermain dengan kucing jalanan yang gendut-gendut dan lucu
  8. Menikmati lautan bunga Tulip di taman-taman kota Istanbul, gratis
  9. Belajar sejarah dari museum-museum
  10. Jajan Turkish Delight dan Baklava buat yang suka manis, Kumpir dan Döner bagi yang suka asin

SHOPPING

1. Grand Bazaar
Jangan lupa menawar sampai 75% dengan sopan karena harga barang di Grand Bazaar lumayan mahal (harga turis). Masyarakat Istanbul nggak ada yang belanja di sini.

2. Spice Bazaar
Meskipun harga di Spice Bazaar relatif lebih murah daripada di Grand Bazaar, tidak ada salahnya untuk sedikit menawar. Pedagang di Spice Bazaar pun lebih sopan dan ramah. Masyarakat Turki ada juga yang berbelanja di pasar ini.

3. Pertokoan di sepanjang Istiklal Caddesi
Kalau kamu pengen belanja barang bermerk, bisa melipir ke Istiklal Caddesi, jalan yang paling kesohor di Istanbul. Di sana ada banyak toko-toko barang bermerk mulai merk lokal Turki sampai merk kelas dunia.

4. Pusat belanja warga lokal Istanbul
Pengen ngerasain belanja ala warga lokal Istanbul, boleh dicoba blusukan di gang-gang antara Grand Bazaar dan Spice Bazaar. Di sana ada pertokoan dan pasar kecil yang menjual segala aneka rupa barang, termasuk kerudung ala Turki yang kesohor dan tentunya dengan harga yang jauh lebih murah daripada di Grand Bazaar dan di toko oleh-oleh.

FOOD

Makanan utama di Istanbul kebanyakan rasanya relatif anyep. Jangan mengira kalau kebab di Turki itu kaya rasa seperti kebab Turki di Indonesia atau Malaysia. 
Buat kamu yang lidahnya tidak internesyenel, sebaiknya bawa bekal makanan yang bisa menambah selera, seperti micin, abon, saus sambal, rendang, dll.
Orang Turki makannya roti, mirip orang Eropa. Jangan heran kalau banyak orang jual roti di gerobak kaki lima. Nggak usah khawatir jajan di gerobak kaki lima karena pedagang kaki lima di Turki berada dalam pengawasan pemerintah tentang kebersihan jualannya.
Untuk cemilan dessert khas Turki rasanya muanis banget, namanya Turkish Delight dan Baklava. Ada yang lain-lain juga sih, tapi 2 itu yang paling terkenal dan bisa dibawa ke tanah air untuk oleh-oleh.
Orang turki juga demen ngeteh (teh = çay). Tehnya enak banget, disajikan di gelas kecil khas Turki. Kalau pengen ngerasain minuman lain yang khas, bisa cobain Salep. Saya sih suka sama si Salep ini.
Buat penyuka es krim, jangan lewatkan untuk jajan es krim (dondurma) sekaligus menikmati pertunjukan mamang tukang esnya. Tekstur es krim Turki beda dengan es krim lainnya. Pilih rasa pistachio, karena itu yang paling enak, menurut saya.
istanbul travel guide
pilih yang manis atau asin?


DRESSCODE

Masjid terbuka untuk wisatawan non muslim diluar waktu shalat 5 waktu. Pakailah pakaian yang menutup aurat jika kamu mengunjungi masjid, meskipun di pintu masuk disediakan peminjaman jubah dan kerudung secara gratis.
Pakailah alas kaki yang nyaman karena jalanan di Istanbul naik turun dan berupa jalan batu khas kota lama.
istanbul travel guide


Baca juga: Masjid Nuruosmaniye Istanbul


TIPS

Kalau kamu suka keluar masuk museum, akan lebih hemat jika membeli tiket terusan yang bernama Museum Pass atau bahasa Turkinya Müze Kart. Dengan tiket terusan ini kamu bisa berkunjung di lebih dari 10 museum yang dikelola kementerian pariwisata dan kebudayaan Turki, tanpa antri di loket tiket, dan dapat diskon di store, cafe, hammam, dan museum swasta tertentu. Museum pass ini berlaku selama 5 hari.
Image result for istanbul museum pass 2019
Istanbul Museum Pass
Tapi kalau kamu hanya mau mengunjungi sedikit museum, bagusnya sih beli tiket ngeteng aja. Pastikan kamu datang ke museum sepagi mungkin, supaya nggak kelamaan antre di loket pembelian tiket. Soalnya kalau udah siang, antreannya panjang banget, terutama di Hagia Sophia dan Topkapi Sarayi.

Kalau kamu suka sama kucing, boleh bawa makanan kucing di setiap perjalananmu di Istanbul. Karena kamu akan ketemu banyak sekali kucing jalanan yang bersih, gendut, bagus, lucu, dan menggemaskan. Mereka akan suka sekali kalau kamu beri makanan.

Meskipun kamu akan pergi memakai agen perjalanan, nggak ada salahnya untuk membaca dulu sedikit sejarah tentang Istanbul dan Turki. Nanti sampai di Istanbul tinggal nambah ilmunya dari mas atau mbak tour guide. Biar plesirnya lebih bermakna.

Baca juga: Hagia Sophia - Sebuah Renungan

WARNINGS

Awas copet di keramaian dan di transportasi umum.
Banyak scam di taksi, terutama untuk penumpang turis.
Waspada juga sama mamang-mamang ganteng yang kelewat ramah yang seolah-olah membantu dan berakhir dengan menggiring kamu ke tokonya dan kamu mesti belanja di situ dengan harga yang lumayan mahal karena korban perasaan nggak enak hati dan luluh sama kegantengan si mamang.


13 komentar

  1. nice sharing... salam kenal dari Malaysia.. done follow blog kamu. Jemput singgah ke blog saya juga Sis Hawa Dot Com . TQ

    ReplyDelete
  2. menarik, sangat membantu bagi yg ingin berkunjung ke Istanbul, btw salam kenal yaa :)

    ReplyDelete
  3. Wah, penting ini untuk dicatat. Siapa tahu ada kesempatan. Btw, kayaknya paling oke kalau datangnya pas musim semi ya, tapi pasti juga harga tiketnya yang paling mahal.

    ReplyDelete
    Replies
    1. betul, mbak Dyah. paling oke kalau pas musim semi. tapi di sana jadi rame banget. kurang sip buat pepotoan karena banyak photo bomb. hihihi
      tapi harga pesawat ke Istanbul relatif murah (dibawah 10 jt) dibanding ke negara eropa lainnya dan lumayan sering promo juga, lho.

      Delete
  4. Ternyata bunga tulip dari Istambul bukan asli dari Belanda....Turki budayanya perpaduan antara timur tengah dan eropa, apa btul yg dikatakan orang mbak?

    ReplyDelete
    Replies
    1. orang siapa dulu nih yang berkata? hahahaha
      bunga tulip memang aslinya dari Turki, yes. kemudian doi melancong ke Belanda dan jadi kesohor si sono.
      sekarang malah doi udah sampe mana-mana, termasuk Korea, karena ggak mau kalah sama drama. jadi kalau musim semi seakarang ada tulip di berbagai negara.

      Delete
  5. Ahh Turkiii, selalu kangen dengan baklavanya

    ReplyDelete
    Replies
    1. iiih baklava yang muanisnya bikin diabet ituh yang kamu kangenin?
      kalo saya sih milih roti simit aja. kelas kaki lima. hehehe

      Delete
  6. Wahhhh mantapppp punya kesempatan jalan jalan ke luar negerii, semoga saya bisa nyusul bisa jalan jalan ke jakarta :D

    ReplyDelete
  7. Warnings nya ...hahaha ..... duh, itu berarti ketampanan yang menjebak....

    ReplyDelete
  8. aku kalo ksana lg udh jelas pilih musim terdingin :D. secara ga kuat banget ama panas. cukuplah di jkarta ngerasain itu wkwkwkwk...

    lidahku sbnrnya gampang masuk makanan apapun. tp jujurnya pas di istanbul, setuju sih, makanannya anyep hahahahahha... coba makan di temoat lumayan fancy, pesen makanan khas turki lengkap ama keju apalah itu, tp rasanyaaaa yaaa gitu deh :p. ujung2nya pesen burger ikan di deket selat bosphorus itu :D. kopi turki aku jg ga kuat mba. strongnya luar biasa yaaaa. ga ketelen wkwkwkwk....

    ReplyDelete

Silakan tinggalkan komentar, tapi mohon maaf komentar saya moderasi karena banyaknya spam.