Kenapa Harus Istanbul? [Turki]

Assalamu'alaikum,
Alhamdulillah akhirnya bisa balik nulis lagi setelah pulang dari traveling, setelah tura-turu dan glundang-glundung karena jet lag.
Habis traveling kemana sih?
Ke Turki. 
Turki lagi?
Iya!
Kenapa mesti Turki lagi Turki lagi?

Ya gimana yes, saya sih anaknya bukan pemburu 'jumlah negara yang sudah didatangi' seperti traveler pada umumnya. Saya hobinya datang ke tempat yang sama kalau tempat itu kece, keren, dan ngangenin menurut saya. 



Baca juga: 7 Tempat Wisata Gratis yang Wajib Dikunjungi di Istanbul


Turki

Turki adalah negara yang sudah beberapa kali saya kunjungi. Sama seperti Arab Saudi (pastinya) dan Malaysia. Nggak pernah bosen dan selalu pengen balik lagi dan lagi.
Turki ini lumayan terjangkau harga pesawatnya kalau pas promo cuma nggak enaknya karena dia jauh, jadi butuh waktu minimal 12 jam bosen di pesawat dan bikin badan pegel linu. 
Yang paling asyik adalah visanya yang gampang banget. Cukup apply e-visa saja. 

Dari beberapa kota di Turki yang pernah saya kunjungi, adalah Istanbul yang menurut saya paling cantik dan paling nganein. Ini menurut saya sebagai turis lho ya. Kalau kamu pengen tahu lebih banyak tentang Turki dan suka dukanya tinggal di Turki, mungkin bisa melipir ke 'rumah'nya Mbak (atau teteh?) Rahma di Keluarga Panda.




Baca juga: Cara Membuat E-Visa Turki


Istanbul

Mungkin saya sependapat dengan Napoleon Bonaparte yang jatuh cinta dengan keindahan Konstantinopel (Istanbul dimasa Kekaisaran Romawi dan Bizantium). Bahkan Konstantinopel adalah kota yang paling diinginkan di seluruh dunia, kota dengan gelar "The City with Perfect Defense" dengan Benteng Konstantinopel berlapis tiga yang paling digdaya pada masanya, serta kota yang dijanjikan kepada kaum muslim oleh Rasulullah Muhammad ﷺ.
Istanbul yang sekarang adalah hasil dari perjalanan panjang sejarah 4 kekaisaran besar yang menguasai dunia.
Berkata Abdullah bin Amru bin Ash: "Bahwa ketika kami duduk di sekeliling Rasulullah ﷺ untuk menulis, lalu Rasulullah ﷺ ditanya tentang kota manakah yang akan futuh terlebuh dahulu, Konstantinopel atau Roma. Maka Rasulullah ﷺ menjawab, 'Kota Heraklius terlebih dahulu', yakni Konstantinopel". (HR. Ahmad)

Istanbul adalah kota lintas benua di Euroasia. Ada Selat Bosphorus (İstanbul Boğazı) yang merupakan pengubung Laut Hitam (melalui Laut Marmara) dan Selat Dardanella. Selat Bosphorus inilah yang memisahkan Istanbul sisi Eropa dan sisi Asia. Ada pula Selat Tanduk Emas (Golden Horn) yang memisahkan Istanbul 'lama' dan Istanbul 'baru' (daerah Beyoğlu).
Istanbul juga disebut 'Yedi Tepeli Sehir' alias kota berbukit tujuh, yang terdapat di dalam Benteng Konstantinopel dan masing-masing puncaknya dibangun bangunan penting seperti masjid, istana, serta gereja.

Istanbul merupakan kota terbesar dan terpadat penduduknya di Turki. Tapi bukan ibu kota lho yes. Ibu kota Turki adalah Ankara, kota terbesar kedua setelah Istanbul.

Pokoknya karena Istanbul ini letaknya di 2 benua, membuat segala sesuatunya adalah hasil percampuran antara Eropa dan Asia. Termasuk kulinernya yang rasanya agak anyep tapi masih enak.

Lalu, apa aja yang membuat saya jatuh cinta sama Istanbul?

Kota

Pemandangannya kece banget, bisa lihat sisi Asia dan Eropa sekaligus. Ada air ada bukit. Mau jalan-jalan oke, mau naik kapal juga bisa. Banyak landmark bersejarah yang bagus.
Masyarakatnya berasal dari berbagai daerah di Turki dan dari luar negeri juga tumplek bleg jadi satu di Istanbul. Banyak mas-mas ganteng dan mbak-mbak cantik nan modis. Segala rupa ada lah pokoknya.

Kucing

Di Turki banyak kucing liar yang bersih dan lucu. Surga bagi pecinta kucing seperti saya. Tapi menurut saya, di Istanbul ini kucing-kucing liarnya lebih bersih, lebih gendut ginuk-ginuk, dan lebih terawat.
pemandangan di Istanbul
siapa yang nggak gemes sama beginian? hahaha

Roti

Orang Turki sukanya makan roti. Saya juga suka banget makan roti di Turki. Di Istanbul, banyak tukang jualan segala jenis roti yang rasanya enak-enak, dari yang tradisional sampai yang kekinian meski harganya relatif lebih mahal dari kota-kota lain.

Sejarah

Saya adalah pembaca sejarah tentang kejayaan Islam pada masa kekhalifahan Utsmaniyah/Kekaisaran Ottoman dan banyak situs sejarah peninggalannya ada di Istanbul. Setiap melihat peninggalannya saya selalu kagum, betapa luar biasanya peradaban Islam. Di Istanbul inilah kita bisa mengenal lebih dekat Muhammad Al-Fatih (Fatih Sultan Mehmet) sang penakluk Konstantinopel.
Setiap jengkal Istanbul adalah sejarah.

Masjid

Di Istanbul banyak sekali masjid-masjid peninggalan jaman kekhalifahan Utsmaniyah yang masih tegak berdiri dengan arsitektur yang sangat cantik. Setiap masjid punya keunikannya sendiri walaupun dulu pertama kali ke Turki, saya menganggap masjid-masjidnya berbentuk hampir sama semua. Tapi ternyata saya salah. hahahaha

Fotogenik

Menurut saya, Istanbul adalah kota yang fotogenik. Sebagai tukang foto pake henpon kelas amatiran, saya selalu suka banget motoin setiap sudut kota ini. Hasilnya dijamin instagramable.

Arsitektur

Sebagai pecinta arsitektur, saya betah banget melototin setiap detil bangunan. Bangunan-bangunan cantiknya ada banyak banget ting tlecek seantero Istanbul. Meski saya nggak ngerti-ngerti amat tentang arsitektur karena cita-cita saya jadi arsitek kandas. hahhaha
Oia, saya juga pengagum Mimar Sinan, Arsitek paling kesohor pada masa kekhalifahan Utsmaniyah yang karya-karya besarnya masih bisa kita nikmati sampai sekarang di Istanbul.


istanbul turki
kata mbah Napoleon Bonaparte

Baca juga: Hagia Sophia - Sebuah Renungan


Baiklah, segitu dulu nggamblehnya. Insya Allah nanti ada tulisan-tulisan lain tentang Turki sebagai oleh-oleh traveling buat kalian semua. 
Semoga nggak bosen yah!
Oh yes, kalau kamu punya pendapat  lain tentang kota favorit kamu di Turki, boleh banget dibagi pendapatnya di kolom komentar ya...

12 komentar

  1. Itu foto kucingnya bikin salah fokus. Hahaha ...

    ReplyDelete
    Replies
    1. mau pilih kucing apa mas-mas jaket item, mbak Dyah?

      Delete
  2. Semua kota, semua negara itu pasti punya keunikan dan kecantikannya masing-masing yang bisa menarik perhatian siapapun yang mengunjungi, jadi jangan ditanya kenapa harus ke sana lagi? kenapa bukan A, atau B? Semoga berikutnya saya bisa ke sana, Mbak. Duduk-duduk ditemani kucing sambil liatin mas-mas ganteng hahahah

    ReplyDelete
    Replies
    1. betul, mbak Vindri. tapi entah kenapa saya sering banget ditanya: kan udah pernah, kenapa kesana lagi? kenapa nggak ke tempat lain aja?, dll
      InsyaAllah semoga mbak Vindri bisa ngerasain juga ya, duduk ditemani mas-mas ganteng sambil liatin kucing. Eh

      Delete
  3. Kucing liar di turki gemes banget mbak, gemuk kayak bantal :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya, mbak. ada yang kayak kasur juga saking gendut dan tebel bulunya. hihihi
      mana bersih-bersih pula.

      Delete
  4. kalau aku sih ke tempat yang aku belum pernah selalu bikin penasaran

    ReplyDelete
  5. setujuuuuuu. istanbul itu cantiiiiik! akupun suka ama kota ini mba. nyesel banget lah pas kesana itu cm pulang hari. jd aku sedang stay di rumah mertua pas msh dinas di Sofia Bulgaria, trus mama bilang kenapa g jalan2 ke turki. toh cm 10 jam dr sofia dan visanya Voa kan. ya udh aku dan suami berangkat malam, sampe sana jam 4 subuh di turki. malamnya balik ke sofia. kurang banget waktunya.

    dan aku jatuh cinta ama kucing2 gendut di sana hahahahha. pecinta kucing banget. pgn bawa 1 rasanya :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. sama kita, mbak. pecinta kucing. apalagi di sana kucingnya kece-kece banget. coba kalo deket, udah aku kandangin, bawa pulang. hahahaha
      besok-besok wajib balik ke Turki lagi ya, mbak....

      Delete
  6. Duh meongnya lucu lucu banget! Dari dulu pengen banget ke Turki :(

    ReplyDelete
    Replies
    1. semoga kesampaian ke Turki ya, mbak. bisa liat kucing lucu-lucu sepuasnya :)

      Delete

Silakan tinggalkan komentar, tapi mohon maaf komentar saya moderasi karena banyaknya spam.