Berkunjung ke Kota Tua Al-Khalil [Palestina]

kota tua al khalil
Hari kedua berada di Palestina, saya dan rombongan menuju ke Kota Al Khalil di tepi barat. Tujuan utamanya adalah mengunjungi Masjid Ibrahimi di pusat kota tua Al-Khalil.



Al-Khalil Ar-Rahman atau sering disebut juga Hebron dalam bahasa Ibrani adalah kota tersuci ke-2 di Palestina setelah Baitul Maqdis (Al-Quds) karena Al-Khalil adalah tanah warisan para nabi, tanah milik keluarga besar Nabi Ibrahim عليه السلام yang diberkahi. Terletak di persimpangan rute perdagangan masa lalu antara Palestina Selatan, Sinai, Yordania Timur, dan sebelah Utara Semenanjung Arab.
Di pusat kota tua ini juga terdapat Masjid Al-Khalil Al-Ibrahimi, masjid tersuci ke-4 setelah Masjidil Haram, Masjid Nabawi, dan Masjid Al-Aqsha.

Baca juga: Pengalaman Menegangkan Berkunjung ke Masjid Ibrahimi


Kota tua Al-Khalil masuk dalam daftar  World Heritage UNESCO. Konstruksi kota tua Al-Khalil terbuat dari batu kapur lokal yang dibangun selama periode Mamluk antara tahun 1250-1517.

Sejak 2017 Al-Khalil masuk dalam List of World Heritage in Danger, karena situs milik Palestina ini terancam rusak oleh penjajah israel.
Penjajah israel mulai membangun pemukiman-pemukiman ilegal sampai menempel pada bangunan-bangunan di kota tua serta melakukan perusakan-perusakan pada bangunan kota tua Al-Khalil.
al khalil ar rahman
sudut kota tua al-Khalil dan anak-anak yang banyak menjajakan cindera mata

Pada zaman dahulu, suku Arab dan suku Yahudi (bukan agama Yahudi dan bukan zionis) hidup berdampingan dengan damai. Sampai datang penjajah zionis israel menguasai Kota Al-Khalil dengan membangun pemukiman-pemukiman ilegal dan membangun pangkalan militer. Al-Khalil akhirnya dijuluki sebagai kota yang terbagi (The Devided City), karena ada wilayah Arab milik Palestina dan wilayah Palestina yang diduduki penjajah israel (Yahudi zionis) secara ilegal.

Penjajahan israel dari tahun ke tahun semakin menggila membuat warga Palestina semakin terdesak, karena penjajah semakin gencar membangun pemukiman-pemukiman ilegal dengan cara tidak manusiawi di tanah milik warga Palestina dan membagun pos-pos pemeriksaan untuk warga Palestina yang membuat warga Palestina susah untuk masuk ke kampung mereka sendiri. Termasuk guide kami yang harus melalui pos pemeriksaan dengan interogasi lebih lama daripada kami.

Masuk ke kota tua Al-Khalil kita akan melihat jalanan batu dengan rumah-rumah batu tua beratap rata dan lorong-lorong yang kusam. Banyak rumah-rumah yang ditinggal penghuninya, dan dindingnya penuh dengan coretan. Sepi seperti kota mati.

Tentu saja kita akan melihat pasukan tetara bersenjata israel di berbagai penjuru bahkan di atap-atap rumah dan banyaknya kamera pengintai yang terpasang di setiap sudut bangunan.

Penjajah memang sengaja mematikan perekonomian dan memiskinkan warga Palestina. Toko-toko dan pasar banyak yang tutup  sementara yang berjuang mati-matian untuk tetap membuka toko atau lapak mereka hanya sedikit sekali yang bertahan. Sisanya hanya berjualan roti di depan rumah atau menjadi pedagang asongan yang menjual sovenir khas Palestina. Biasanya yang mengasong ini remaja dan anak-anak. Ya, hanya itulah yang masih bisa mereka usahakan untuk tetap bertahan demi menjaga tanah warisan para nabi.
al khalil ar rahman
mas-mas pedangan asongan yang menjual sovenir khas Palestina di sudut pasar yang sepi

Warga Palestina di kota tua Al-Khalil masih terjajah hingga hari ini. Terdapat aturan jam malam dan semua gerak geriknya diintai oleh tentara israel secara langsung maupun melalui kamera pengintai. Warga Palestina juga dilarang mengunci pintu rumahnya karena tentara israel sewaktu-waktu akan masuk ke rumah warga dan melakukan razia.

Penjajah juga menutup pusat bisnis seperti pasar, pertokoan, merampas lahan-lahan pertanian, bahkan menutup pabrik susu yang selama ini menjadi andalan perekonomian Kota Al-Khalil. Hal ini membuat lapangan kerja menjadi sempit dan terbatas, warga Palestina pun hidup dalam kemiskinan. Mereka harus pergi ke luar kota untuk mendapatkan pekerjaan agar tetap hidup layak, sementara kalau merantau ke kota lain, rumah mereka akan dikuasai penjajah. Sebuah pilihan yang mematikan.
Tentara israel mengincar rumah-rumah warga Palestina untuk dikuasai demi memperluas wilayah jajahan. Jika warga Palestina menolak untuk menjual properti mereka, tentara israel tak segan-segan mengambilnya secara paksa.
kota tua al khalil ar rahman
kota tua Al Khalil Ar Rahman

Bahkan  hingga hari ini kita masih sering mendengar berita tentara israel menembak warga Palestina di Kota Al-Khalil. 

Belum lagi deretan pelanggaran-pelanggaran dan pelecehan yang dilakukan tentara israel dan para zionis terhadap situs bersejarah Masjid Ibrahimi yang melukai umat Islam di sana dan di seluruh penjuru bumi.

Baca juga: Pengalaman Melintas Batas Yordania-Palestina via Allenby Bridge


Meski begitu, jangan surutkan niat kalian untuk berkunjung ke Palestina, ya! Insya Allah turis peziarah seperti kita aman kok berjalan-jalan di sana. Bahkan Ada tour khusus yang disediakan oleh travel-travel di sana untuk melihat kondisi kota tua Al-Khalil dari 2 sisi yang berbeda. Sisi Arab (wilayah Palestina) dan sisi israel (wilayah Palestina yang dicaplok penjajah zionis). 


al khalil ar rahman


Mari selalu kita doakan saudara-saudara kita di Palestina yang sedang terjajah, semoga mereka diberi kekuatan untuk tetap bertahan dan melawan penjajahan di bumi Palestina.

Jika kalian berkesempatan mengunjungi kota tua Al-Khalil, jangan lupa membeli barang-barang jualan warga Palestina dan niatkan untuk bersedekah. 

19 komentar

  1. Wah, luar biasa ulasannya mbak, foto2nya sangat menarik, jadi banyak tau tentang Hebron

    ReplyDelete
  2. Mbak miris baca ceritanya soal tentara zionis yang tega sama penduduk palestina. Semoga Allah melindungi mereka semua. Jika aku ada kesempatan kesana, aku akan membeli dagangan mereka..

    ReplyDelete
    Replies
    1. ya begitulah, mbak. Allah menyisakan kaum yahudi sampai sekarang seperti dalam hadits:
      Kalian akan memerangi orang-orang Yahudi hingga mereka bersembunyi di belakang batu lalu batu itu memberitahu, “Wahai hamba Allah, ini orang Yahudi ada di belakangku, maka bunuhlah ia” (HR. Bukhari)

      Delete
  3. Salah satu contoh kurang bersyukur. Njajah terus 😭😭😭 . Sifat rakus. Semoga kita pribadi dijauhkan dari sifat yang merugikan orang lain.

    ReplyDelete
  4. Wah, ingin juga berkunjung ke sana. Tapi harus pakai tour ya Kak?

    ReplyDelete
    Replies
    1. untuk membuat visa israel agak susah kalau tanpa grup tour untuk turis/peziarah dari Indonesia kecuali ada undangan dari sana.
      karena Indonesia juga tidak ada hubungan diplomatik, jadi harus bikin visa di Singapura dan salah satu persayaratannya adalah surat sponsor atau invitation letter dari perusahaan/travel agent lokal yang bertanggung jawab di israel.

      Delete
  5. MasyaAllah.. Pengen sekali ke Palestin. Kalau ke sini apakah aman, Mbak? Dan harus pakai biro perjalanan ya?

    ReplyDelete
    Replies
    1. insyaAllah aman, mbak.
      lebih mudah pakai biro perjalanan dan jangan lupa pilih biro perjalanan yang sudah berpengalaman membawa turis/peziarah ke Palestina.

      Delete
  6. 😢baca ini kok kayak lagi ngupas bawang merah ya ... semoga berjodoh berkunjung ke Palestina. Aamiin

    ReplyDelete
  7. 😢😢😢mewek. Semoga aku berjodoh dengan Palestina. Aamiin

    ReplyDelete
    Replies
    1. aamiin....
      semoga mbak Maitra bisa ke Palestina juga ya...

      Delete
  8. Baca ini rasanya campur aduk 😢 semoga saudara kita di sana selalu diberi kemudahan yaa..

    ReplyDelete
  9. Ya Allah mewek aku bacanya. Palestina sangat sangat menderita karena zionis Israel yang nggak manusiawi ini. Dan mereka masih bertahan di tanah warisan
    para nabi .

    ReplyDelete
    Replies
    1. mereka harus bertahan, mbak.
      kalo enggak bisa habis tanah warisan para nabi-nabi kita :((

      Delete
  10. Menarik ulasannya mbak. Semoga suatu saat nanti bisa juga ke sini

    ReplyDelete

Silakan tinggalkan komentar, tapi mohon maaf komentar saya moderasi karena banyaknya spam.