Malaysia, A Home Away From Home

Malaysia, A Home Away From Home

Terkadang kita menemukan "rumah" di tempat lain yang jauh dari rumah kita. Tempat dimana kita merasakan kenyamanan seperti berada di rumah sendiri.

Malaysia.
Adalah negara yang saya anggap sebagai "rumah" kedua saya. 
Saya memang sering traveling ke Malaysia, setidaknya setiap saya nemu tiket murah. Entah ke Kuala Lumpur atau ke Penang, pokoknya Malaysia.
Kadang saya dan sahabat saya iseng 'memperingati' ulang tahun kami yang cuma beda 4 hari dengan pergi ke Malaysia. Atau kalau lagi iseng banget, saya menghabiskan akhir pekan di Malaysia. Walaupun cuma glundang-glundung macam bola bowling, bukan lagi seperti turis yang sedang berwisata.

Baca juga: Menghabiskan Akhir Pekan di Kuala Lumpur Malaysia

Kok nggak bosen?
Ya enggak. Soalnya saya merasa nyaman datang ke Malaysia, senyaman saya pulang ke rumah sendiri.
Entah sudah berapa kali saya datang ke KLCC, tapi saya nggak pernah bosan memoret menara kembarnya. Begitu juga jalan dan jajan di Kampong Baru. Berkali-kali jajan nasi lemak nggak pernah ada bosennya.
Walaupun Malaysia nggak sebombastis Korea Selatan dengan K-Wave dan produk skincarenya, atau secanggih Jepang dan Singapura, tapi buat saya Malaysia tetap nyaman dan bikin kangen untuk datang lagi dan lagi.








Malaysia adalah "rumah" bagi beraneka ragam etnis dan bangsa. Ada Melayu, China, India, Bangladesh, Burma, dan lainnya. Dari segi bahasa, makanan, budaya juga tidak jauh berbeda dengan Indonesia. Karena Indonesia dan Malaysia adalah serumpun Melayu. Banyak orang Indonesia yang menjadi mukimin dan beranak pinak di Malaysia. Dan yang penting bagi traveler 'sobat kaya' (Aamiin! - karena ucapan adalah doa) seperti saya ini adalah, tiket ke Malaysia lumayan sering terjadi promo dan harganya relatif murah. Naik pesawat LCC juga nggak pegel soalnya paling lama cuma 2 jam penerbangan.

Baca juga: Rekomendasi Kuliner Enak dan Halal di George Town Penang Malaysia

Saya pun punya banyak teman dari Malaysia yang saya temukan lewat dunia maya semenjak saya menjadi blogger pertama kali tahun 2007. Bahkan saya menemukan "keluarga baru" di Malaysia dari pertemanan sesama blogger.

Adalah kak Asmah, seorang ibu yang memiliki keahlian memasak dan tinggal di salah satu daerah di Negeri Sembilan. Dulu kami bertemu di dunia maya karena sama-sama menjadi food blogger. Berkongsi resep-resep masakan dan cerita lainnya, sejak dulu jaman Yahoo Messenger sampai kini jaman Whatsapp.

Terkadang kalau saya ke Malaysia, saya sempatkan mengunjungi rumah kak Asmah. Dari Kuala Lumpur hampir 2 jam perjalanan naik kereta komuter lanjut mobil. Pernah juga secara khusus saya datang ke Malaysia untuk janjian piknik bareng ke Melaka atau hanya sekedar singgah beberapa hari di rumah beliau. Saya selalu rindu dengan rumahnya, keramahan seisi penghuninya, juga masakan sedap khas air tangan Kak Asmah.
A Home Away From Home
masakan sedap air tangan Kak Asmah

Dari beliau dan keluarga saya jadi punya banyak informasi dan pengalaman baru tentang kuliner, budaya, bahasa, dan lainnya. Jadi pernah ngerasain tinggal di keluarga penduduk lokal Melayu seperti yang ada di film Upin Ipin, juga ngerasain kereta komuternya Malaysia sambil menikmati pemandangan daerah penyangga Kota Kuala Lumpur.

Saya merasa menemukan "rumah dan keluarga" baru. 
A home that is  away from home.

Terkadang kita menemukan "rumah" di tempat yang jauh dan tidak terduga sebelumnya. Menemukan tempat, teman, sahabat, atau juga saudara baru. Mereka itulah yang memberikan "rumah" baru untuk kita, apapun bentuknya.

Baca juga: Wisata Kuliner di Kuala Lumpur Malaysia


Kamu pernah punya pengalaman tentang "rumah" baru?




4 komentar

  1. Wah seru ya.. 'rumah' baru aku Jogja. Entah kenapa bikin nagih pengin kesana lagi kesana lagi😁 oya salam kenal ya kak, aku nemu blog ini di 1m1c, yuk mampir ke blog aku di amazingputri😊

    ReplyDelete
  2. Asyik banget, Mbak. Bisa traveling, cobain makanan baru, mengenal budaya baru, bertemu seseorang layaknya keluarga pula.

    ReplyDelete
  3. Kalau ke Malaysia lagi, titip salam buat Kak Asmah ya :)

    ReplyDelete

Silakan tinggalkan komentar, tapi mohon maaf komentar saya moderasi karena banyaknya spam.
Mohon untuk tidak menyertakan link hidup, ya...
thanks,